Langsung ke konten utama

Eksistensi Ormada IKMAPAS Surabaya untuk Kemajuan Daerah Pasuruan


Setiap instansi termasuk Perguruan Tinggi atau kampus, tentu tidak asing dengan sebuah lingkup Keorganisasian. Secara umum, organisasi tersebut tercipta karena bertujuan sebagai bentuk pengembangan terhadap berbagai aspek yang sebelumnya tidak bisa didapatkan dalam pendidikan akademis (ex. Mata kuliah). Dalam hal ini Ormada atau Organisasi Mahasiswa Daerah ikut andil melengkapi keorganisasian yang ada dikampus. 

Setiap tahun kuota mahasiswa per daerah pasti bertambah. Kurangnya komunikasi membuat mahasiswa antar daerah tidak saling mengenal meski berasal dari daerah yang sama. Oleh karena itu, dibentuklah Oganisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) untuk menyatukan aspirasi dan menjaga tali silaturahmi antara mahasiswa dalam kesamaan satu daerah. Eksistensi Ormada yang dulu sempat dipandang sebelah mata, kini menjadi lebih berkembang. Agen of Change begitulah istilah yang sering disematkan dari seorang mahasiswa. Dengan adanya Ormada inilah, diharapkan perubahan yang dilakukan oleh mahasiswa tidak hanya dalam kampus namun juga berdampak pada daerah masing-masing. 

IKMAPAS (Ikatan Mahasiswa Pasuruan Surabaya)

Ikmapas merupakan salah satu dari beberapa Ormada kampus yang ada di UIN Sunan Ampel Surabaya. Ikmapas merupakan organisasi kedaerahan, menampung serta sebagai wadah bagi para mahasiswa Surabaya yang berasal dari wilayah Pasuruan. Ikmapas didirikan oleh Ahmad Zarkasih atau yang akrab dipanggil cak Kaji beserta teman-teman pada 6 Juni 2001, tepatnya  di jl. Jemursari Wonocolo selatan gang masjid. Semenjak saat itu ikrar mahasiswa yang tergabung dibeberapa daerah Pasuruan diucapkan. Dengan Solidaritas dulur-dulur Ikmapas yang tercermin dalam motto "Sura Dira Satya Sarana Bhakti" yang artinya berani, teguh hati dan setia sebagai sarana amal untuk berbakti dan mengabdi kepada Pasuruan tercinta. Sebagai awal perjalanan Ormada Ikmapas membentuk Organisasi Mahasiswa daerah yang solid berasaskan kekeluargaan supaya dapat berkontribusi lebih terhadap kampus maupun nantinya kembali ke daerah Pasuruan sendiri.

Seiring berjalannya waktu kepengurusan Ikmapas berganti setiap tahun. Pada tahun 2013-2016 sempat mengalami kekosongan kepengurusan (vakum kepemimpinan). Namun, sampai saat ini (2020) eksistensi Ikmapas semakin berkembang dengan bertambahnya anggota baru serta bertambahnya berbagai program kerja. 

Beberapa inti program kerja Ikmapas yang masih berjalan dan sukses terlaksana, diantaranya:

1. Apa Kabar (Ajang perkenalan anggota dan keluarga baru)

2.Tadabbur Alam

3.Kajian dan Diskusi Intelektual

4.Pelatihan Minat Bakat

5.Kegiatan Keagamaan

6.Rihlah Keluarga Besar Ikmapas

7.Musyawarah Bersama (Musyma)

8.Pesona Ramadhan (Kegiatan pengabdian kepada masyarakat daerah Pasuruan setiap bulan Ramadhan)

Berbagai program kerja tersebut bisa terlaksana dengan baik, walau tentunya disertai hambatan dalam prosesnya namun dapat teratasi karena adanya cinta dan rasa tanggungjawab dari setiap anggota (dulur-dulur) Ikmapas. 

Solidaritas yang kuat menjadikan Ikmapas selalu menunjukkan eksistensinya dan berharap dapat optimistis untuk mengajak serta mendorong setiap generasi ke generasi hingga semakin jaya dan menjadikan kebermanfaatan, khususnya untuk kemajuan daerah Pasuruan.


Editor    : Nurul Fauziah




Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERAN KAWULA MUDA PASURUAN PADA PENDIDIKAN DIKALANGAN PELAJAR TINGKAT DASAR DAN MENENGAH DITENGAH PENDEMI COVID-19

Pasuruan merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Jawa Timur dengan luas 1.474,02 kilometer persegi yang secara tata letak berbatsan dengan Kabupaten Sidoarjo di sebelah utara, berbatasan dengan Kabupaten Malang di sebelah selatan, berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto di sebelah barat serta berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo di sebelah timur. Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu Kabupaten yang masuk pada wilayah tapal kuda di Jawa Timur. Kabupaten yang memiliki motto: Guna Karya Sarana Bakti ini memiliki 24 Kecamatan, 24 kelurahan, dan 341 desa dengan Kecamatan Lumbunug sebagai kecamatan paling luas. Kabupaten yang pada 18 September 2020 akan berusia 91 tahun (dari 18 September 1929) memiliki jumlah penduduk pada tahun 2019 berjumlah 1.589.943. Pendemi covid- 19 yang pertama kali menyebar di kota Wuhan China telah menyebar ke ratusan negara dan salah satunya Indonesia. Secara cepat pendemi covid- 19 menyebar ke seluruh penjuru Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis ol...

PENGUMUMAN STAFF TERPILIH IKATAN MAHASISWA PASURUAN SURABAYA 2021

SELAMAT KEPADA STAFF TERPILIH PENGURUS IKMAPAS SURABAYA 2021 SEMOGA AMANAH DALAM MENJALANKAN TUGAS YANG DIDAPAT. A.     DEPARTEMEN INTELEKTUAL ·          Angga Setiawan ·          Dwi Kusniawati ·          Nur Afni Anjani T. ·          Abdurrochman ·          Resya Maulidina B.      DEPARTEMEN MINAT DAN BAKAT ·          Firhan Muhammadi ·          M. Arifuddin ·          Fahmiatul Ilmiah ·          Achmad Charis Affandi C.     DEPARTEMEN KEAGAMAAN ·          Lailatus Sa’adah ·       ...

Bukan Hanya Tentang Aku Ataupun Kamu, Covid-19 Itu Tentang Kita

Sejak akhir tahun 2019 sampai saat ini, dunia sedang dilanda pandemi COVID -19. Virus corona penyebap penyakit COVID-19 (corona viruses disease) telah mengubah tatanan dan pola kehidupan seluruh warga dunia. Berdasarkan laman website kemenkes, diketahui bahwa kasus positif COVID-19 global per tanggal 8 September 2020 adalah 27.236.916 kasus dengan 891.031 kematian (CFR 3,3%) di 215 Negara Terjangkit dan 176 Negara Transmisi lokal. Sejak pertama dilaporkan adanya kasus COVID-19, kurva kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya. COVID-19 sudah menyebar hingga berbagai wilayah di Indonesia. Melalui informasi dari laman website kemenkes menunjukkan bahwasanya   kasus kumulatif COVID-19 di Indonesia terus meningkat dan belum menunjukkan adanya penurunan kurva positif COVID-19. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan persebaran kasus positif  COVID-19 yang sangat tinggi. Menurut laman website antaranews.com diberitakan bahwa kasus COVID-19...