Langsung ke konten utama

Peran Pemuda Daerah Mewujudkan Pasuruan Bebas Covid 19


Peran pemuda pasuruan untuk  mewujudkan pasuruan yang bebas corona atau  biasa kita dengar dengan istilah covid  19.  Covid  19  adalah sebuah virus yang  menyerang saluran pernafasan  angkut dan  masih belum   di  ketahui penyebabnya. Dan  obatnya juga  masih belum   diketemukan,  virus  ini muncul   pertama kali  di  negera china  tepatnya  di  wilayah provinsi wuhan.  Virus ini telah  menyebar ke seluruh dunia  bahkan membuat perekonomian di   seluruh   dunia    terhenti   sementara,   akhirnya berdampak negatif bagi hubungan pedagangan maupun hubungan internasional diseluruh dunia.

Kita  sebagai  warga   Negara yang  baik  harus bisa  menekan angka penularan  virus  ini supaya tidak  semakin menyebar luas ke seluruh indonesia dengan cara  mematuhi setiap himbauan yang  di berikan  pemerintah. Dan kita  sebagai seorang pemuda harus berperan aktif dalam menangani penyebaran covid 19, khususnya kita sebagai pemuda yang  tinggal di wilayah pasuruan harus dapat menjaga tempat kelahiran kita ini dari penyebaran corona atau   covid  19  dengan mematuhi setiap himbauan dari  pemerintah, bahkan kita  sebagai seorang pemuda harus bisa berperan untuk membantu pemerintah, misalnya dengan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai apa  itu covid 19 dan apa  bahayanya bagi kita. Hal ini dapat membuat masyarakat akan  sadar bahayanya virus covid  19, dan merubah pola hidup masyarakat menjadi lebih baik lagi agar  terhindar dari virus ini.

Sebagai seorang pemuda kita juga harus bisa menjadi contoh yang baik bagi  masyarakat khususnya dalam hal ini masyarakat pasuruan, ialah dengan mematuhi protokol  kesehatan yang  telah  di suarakan oleh  pemerintah. Lalu kita juga  dapat mengawal pemerintah dalam menyuarakan pencegahan penyebaran covid  19, misalnya di pedesaan kita dapat menjadi relawan covid 19 di desa tempat kita tinggal, lalu juga  bisa dengan melakukan pembagian masker secara gratis untuk  seluruh masyarakat yang  tinggal  di sekitaran rumah kita. Dan mungkin bisa juga dengan memberikan saran kepada kepala desa ataupun pemerintah kecamatan tentang pembuatan ruang  isolasi di setiap desa dengan penyebutan tempat seperti rumah sehat, dimana tempat isolasi itu dipergunakan  untuk  menempatkan orang yang di anggap memiliki riwayat berpergian ke wilayah yang di anggap zona merah ataupun orang  yang memiliki gejala  covid 19.

Supaya kita  dapat  mendukung penuh upaya pemerintah dalam  mencegah penyebaran Covid  19  untuk mewujudkan pasuruan yang tanggap dan kebal covid 19 kita dapat memberikan inovasi-inovasi kita ke pemerintah desa, misalnya dengan pembuatan tempat cuci  tangan yang  unik di setiap pintu  masuk desa ataupun di setiap RT dan  RW di tempat kita  tinggal. Dengan tujuan untuk menarik daya tarik masyarakat sekitar, lalu  bisa juga dengan pembuatan pamflet tentang protokol  kesehatan dan di letakkan di tempat yang dianggap bisa dilihat oleh semua orang tentunya dengan perizinan dari pemerintah desa setempat. Dengan ini diharapkan masyarakat dapat mematuhi setiap himbauan yang diberikan pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid 19 diwilayah pasuruan dan menjadikan pasuruan terbebas dari covid 19.

Dan  kita  sebagai pemuda juga  harus mengajarkan kepada adik-adik kita untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan diri dengan mngajarkan mereka bagaimana cara pola hidup bersih dan sehat, mengapa demikian karena anak-anak sering kali rentang akan terserang penyakit akibat pola hidupnya, anak-anak kecil itu setelah bermain dan pulang kerumah terkadang mereka tidak mencuci tangannya, disanalah peran kita untuk mengajarkan mereka bagaimana pola hidup bersih dan sehat itu, contohnya mencuci tangan sebelum makan dan ataupun sebelum masuk rumah, supaya mereka terbebas dari bakteri atau virus yang ikut pada mereka. Hal tersebut juga merupakan salah satu cara pencegahan penyebaran covid 19. Semoga dengan adanya tulisan yang saya buat ini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya para pemuda untuk  mendukung gerakan pemerintah dalam mencegah penyebaran covid 19. 

Muhammad Daffa’ Auliauddien  Fakhri

UIN SUNAN AMPEL SURABAYA



Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERAN KAWULA MUDA PASURUAN PADA PENDIDIKAN DIKALANGAN PELAJAR TINGKAT DASAR DAN MENENGAH DITENGAH PENDEMI COVID-19

Pasuruan merupakan salah satu Kabupaten yang terletak di Jawa Timur dengan luas 1.474,02 kilometer persegi yang secara tata letak berbatsan dengan Kabupaten Sidoarjo di sebelah utara, berbatasan dengan Kabupaten Malang di sebelah selatan, berbatasan dengan Kabupaten Mojokerto di sebelah barat serta berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo di sebelah timur. Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu Kabupaten yang masuk pada wilayah tapal kuda di Jawa Timur. Kabupaten yang memiliki motto: Guna Karya Sarana Bakti ini memiliki 24 Kecamatan, 24 kelurahan, dan 341 desa dengan Kecamatan Lumbunug sebagai kecamatan paling luas. Kabupaten yang pada 18 September 2020 akan berusia 91 tahun (dari 18 September 1929) memiliki jumlah penduduk pada tahun 2019 berjumlah 1.589.943. Pendemi covid- 19 yang pertama kali menyebar di kota Wuhan China telah menyebar ke ratusan negara dan salah satunya Indonesia. Secara cepat pendemi covid- 19 menyebar ke seluruh penjuru Indonesia. Berdasarkan data yang dirilis ol...

PENGUMUMAN STAFF TERPILIH IKATAN MAHASISWA PASURUAN SURABAYA 2021

SELAMAT KEPADA STAFF TERPILIH PENGURUS IKMAPAS SURABAYA 2021 SEMOGA AMANAH DALAM MENJALANKAN TUGAS YANG DIDAPAT. A.     DEPARTEMEN INTELEKTUAL ·          Angga Setiawan ·          Dwi Kusniawati ·          Nur Afni Anjani T. ·          Abdurrochman ·          Resya Maulidina B.      DEPARTEMEN MINAT DAN BAKAT ·          Firhan Muhammadi ·          M. Arifuddin ·          Fahmiatul Ilmiah ·          Achmad Charis Affandi C.     DEPARTEMEN KEAGAMAAN ·          Lailatus Sa’adah ·       ...

Bukan Hanya Tentang Aku Ataupun Kamu, Covid-19 Itu Tentang Kita

Sejak akhir tahun 2019 sampai saat ini, dunia sedang dilanda pandemi COVID -19. Virus corona penyebap penyakit COVID-19 (corona viruses disease) telah mengubah tatanan dan pola kehidupan seluruh warga dunia. Berdasarkan laman website kemenkes, diketahui bahwa kasus positif COVID-19 global per tanggal 8 September 2020 adalah 27.236.916 kasus dengan 891.031 kematian (CFR 3,3%) di 215 Negara Terjangkit dan 176 Negara Transmisi lokal. Sejak pertama dilaporkan adanya kasus COVID-19, kurva kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya. COVID-19 sudah menyebar hingga berbagai wilayah di Indonesia. Melalui informasi dari laman website kemenkes menunjukkan bahwasanya   kasus kumulatif COVID-19 di Indonesia terus meningkat dan belum menunjukkan adanya penurunan kurva positif COVID-19. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan persebaran kasus positif  COVID-19 yang sangat tinggi. Menurut laman website antaranews.com diberitakan bahwa kasus COVID-19...